Hari Ayah selalu menjadi salah satu ketaatan yang menemukan saya tidak yakin apa yang harus dikatakan atau dilakukan. Ini rumit, seperti hubungan saya dengan ayah saya. Dan berbagi yang di tengah -tengah foto bahagia dan pencucian total cinta yang Anda lihat online pada hari seperti ini, terasa seperti Anda mungkin hujan di parade. Dan itu bukan siapa saya atau ingin menjadi, tetapi kemudian ketika saya membuat sarapan, saya memutuskan untuk melanjutkan dan berbagi beberapa pemikiran & komplikasi saya karena saya yakin saya tidak bisa menjadi satu -satunya yang tidak melihat unicorn, Skittles & Rainbows.

Mengapa sarapan menuntun saya untuk memposting tentang ayah? Nah, dalam perjalanan kelontong saya kemarin, saya melihat Country Ham dan memutuskan untuk mencobanya. Ini adalah salah satu hal yang merupakan kenangan yang sangat mendung tetapi saya ingat sekarang dan kemudian memilikinya sebagai seorang anak. Dan sementara saya pikir ayah saya menyukainya, itu bisa disajikan di rumah kakek -nenek saya. Bacon dan telur adalah makanan sarapan yang lebih khas…. Ayah menyukai telur teman untuk sarapan.

Saya dapat mengingat kami memperbaiki sarapan saat berkemah di akhir pekan. Kami memiliki kemping pop-up yang dibeli orang tua saya. Itu digunakan dan bagian atasnya benar -benar kacau sehingga tebakan saya tidak ada orang lain yang menginginkannya, yang berarti kami mampu membelinya. Nenek ibu & pihak ayah saya benar-benar membuat kanvas tenda tugas berat baru untuk itu. Pada saat itu, saya ingat berpikir itu hanya apa yang mereka lakukan, melihat -lihat di dunia saya hari ini, saya pikir itu adalah keajaiban modern untuk memikirkan tentang panjangnya orang tua saya sehingga kami akan dapat menghabiskan akhir pekan berkemah, memancing, dll. Itu adalah sesuatu untuk dirayakan pada Hari Ayah.

Hari Ayah

Kenangan itu mendung dan rumit meskipun sebagian karena Ayah meninggal ketika saya masih kuliah. Dan saya baru saja mulai melihatnya secara berbeda. Saya baru saja mulai melihatnya sebagai orang di luar menjadi orang tua saya. Saya baru saja mulai memikirkan kehidupan di depan saya dan betapa sulitnya bagi orang dewasa. Mengetahui bahwa dewasa itu sulit bisa membantu saya melihat ayah saya dengan berbagai cara. Saya secara teratur memikirkan dia saat saya bekerja, terutama ketika saya memiliki sensasi dokumen yang baru saja keluar dari pers.

Jadi hari ayah ini, saya pikir waktu refleksi telah melayani saya dengan baik. Akan pergi untuk melihat beberapa teman, termasuk ayah yang pantas dirayakan.

PS-Foto-foto ini adalah 1) awal 80-an di pesta ulang tahun untuk keponakan saya, 2) dengan saya dari pertengahan 60-an & 3) 50-an dengan bil-nya



Saat Hari Ayah bukan unicorn, Skittle & Rainbows

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *