[ad_1]

Keputusan Tiongkok untuk memperketat peraturan impor pakan ternak menimbulkan kekhawatiran di kalangan eksportir Kazakhstan, yang khawatir akan adanya gangguan signifikan pada sektor yang berkembang pesat.
Persyaratan registrasi baru mengganggu alur
Pihak berwenang Kazakh melaporkan bahwa regulator veteriner Tiongkok kini mewajibkan semua pemasok untuk menjalani registrasi ulang wajib sebelum mengekspor pakan ternak ke Tiongkok. Para pemimpin industri lokal memperingatkan bahwa proses persetujuan baru ini rumit dan memakan waktu, sehingga dapat menghambat pertumbuhan ekspor.
Kebijakan ini merupakan bagian dari upaya keamanan dan ketertelusuran impor pakan Tiongkok yang lebih luas. Namun, para eksportir mengatakan bahwa perubahan tersebut akan langsung menimbulkan hambatan, dengan dokumen tambahan, inspeksi, dan penundaan.

Peningkatan ekspor terancam
Hampir seluruhnya didorong oleh permintaan Tiongkok, ekspor pakan ternak Kazakhstan telah melonjak. Pada tahun pemasaran 2024/25 saja, pengiriman ke Tiongkok melebihi 2,2 juta ton—hampir 3 kali lipat volume musim sebelumnya. Sekitar 80% ekspor berasal dari tepung gandum, dan sisanya adalah tepung jelai.
Pertumbuhan pesat ini telah memicu investasi besar pada fasilitas penghancuran biji-bijian, sehingga memastikan posisi Kazakhstan sebagai pemasok utama bagi produsen pakan Tiongkok, terutama di wilayah timur laut.
Namun, peraturan pendaftaran baru sudah berdampak pada industri. Eksportir kini harus mengumpulkan dokumentasi ekstensif dan menjalani inspeksi, sehingga menyebabkan pengiriman melambat.
Menurut Persatuan Produsen Gandum Kazakhstan, keterlambatan dalam memperoleh kode registrasi ulang dapat memaksa pabrik pengolahan menghentikan operasinya untuk sementara, sehingga berisiko menghentikan produksi. Logistik kereta api juga mungkin terkena dampaknya, sehingga berpotensi menghentikan ekspor dalam jangka pendek.
Ketergantungan yang besar pada pasar Tiongkok
Industri pakan ternak di Kazakhstan sangat bergantung pada Tiongkok, yang menyumbang 98–99% volume ekspor, sehingga hanya menawarkan sedikit pasar alternatif. Proyeksi industri menunjukkan potensi ekspor melebihi 2,5 juta ton pada tahun 2025/26 dan mencapai 3 juta ton pada tahun-tahun berikutnya—dengan asumsi akses yang lancar ke pasar Tiongkok.
Namun para analis memperingatkan bahwa gangguan jangka pendek sekalipun dapat mengancam investasi baru-baru ini dan menghambat pertumbuhan di masa depan.
Pengawasan yang lebih ketat dipicu oleh peningkatan volume
Beberapa pengamat pasar berspekulasi bahwa pengetatan peraturan Tiongkok mungkin merupakan respons terhadap peningkatan volume impor yang pesat, bersamaan dengan upaya untuk memastikan keamanan pakan dan ketertelusuran rantai pasokan. Meskipun impor yang lebih tinggi telah membantu mengatasi kekurangan pakan di beberapa wilayah di Tiongkok, hal ini mungkin juga menyebabkan pengendalian yang lebih ketat.
Pemerintah Kazakhstan dan badan-badan industri mendesak penyelesaian cepat terhadap proses pendaftaran untuk menghindari kerusakan jangka panjang pada sektor ekspor.
Bergabunglah dengan 26.000+ pelanggan
Berlangganan buletin kami untuk mendapatkan informasi terbaru tentang semua konten yang perlu diketahui di sektor feed, tiga kali seminggu.
[ad_2]
Tiongkok memperketat pengawasan terhadap impor pakan ternak Kazakh



